Wagub Idah Minta Pemilik Homestay Berikan Pelayanan Terbaik untuk Peserta PENAS XVII
DB - Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25:16 WIB Dibaca 8X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kabupaten Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menekankan pentingnya kesiapan pemilik homestay dalam menyambut peserta Pekan Nasional (PENAS) Tani dan Nelayan XVII yang akan berlangsung pada 20-25 Juni 2026.
Idah menyampaikan hal itu saat meninjau sejumlah rumah warga yang diproyeksikan menjadi homestay peserta PENAS XVII di Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Rabu (3/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Idah menilai kesiapan masyarakat menjadi faktor penting yang mendukung kelancaran pelaksanaan agenda nasional tersebut. Selain itu, ia memastikan rumah warga memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung peserta dari berbagai daerah.
Salah satu rumah yang dikunjungi memiliki ruang luas dan beberapa kamar berukuran besar. Kondisi tersebut dinilai mendukung kebutuhan peserta yang datang secara berkelompok.
“Walaupun rumah ini belum ada stiker PENAS yang menandakan dipilih, tapi menurut saya ini sangat memenuhi. Ruangnya luas, kamarnya besar-besar. Ada empat kamar, sementara targetnya hanya delapan orang per rumah. Bahkan bisa menampung lebih banyak karena biasanya peserta dari kalangan petani dan nelayan datang secara berkelompok dan ingin tetap berada dalam satu lokasi,” ujar Idah.
Selanjutnya, Idah meminta pemilik homestay menjaga kebersihan rumah selama masa penyelenggaraan PENAS. Ia juga mengingatkan warga untuk mengamankan barang yang berpotensi rusak saat homestay ditempati peserta.
Selain kebersihan, Idah menyoroti pentingnya pelayanan informasi bagi tamu. Menurutnya, pemilik homestay perlu memahami informasi dasar yang dibutuhkan peserta selama berada di Gorontalo.
“Keramahtamahan sangat penting karena kita adalah tuan rumah. Selain memberikan kenyamanan, pemilik rumah juga perlu mengetahui informasi dasar seperti lokasi wisata, rumah sakit, puskesmas, maupun nomor layanan darurat. Hal-hal seperti ini akan sangat membantu peserta,” katanya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyiapkan sekitar 5.000 homestay untuk mengakomodasi peserta PENAS XVII. Sementara itu, jumlah peserta yang terdaftar terus bertambah menjelang pelaksanaan kegiatan.
Karena itu, pemerintah terus memetakan rumah warga yang berpotensi menjadi lokasi menginap peserta. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh kebutuhan akomodasi dapat terpenuhi.
Usai meninjau homestay, Idah bersama tim melanjutkan kunjungan ke lokasi Gelar Teknologi Pertanian PENAS XVII di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto.
Pada kesempatan itu, ia kembali memastikan kesiapan sarana dan prasarana di lokasi utama kegiatan. Pemerintah berharap seluruh fasilitas siap mendukung rangkaian kegiatan dan kunjungan peserta selama PENAS XVII berlangsung di Gorontalo.

