Dari Cita-Cita hingga Jalan Mulus, Siswa SMPN 1 Bolmut Bicara Masa Depan Daerah
Ferdianto Pontoh - Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58:22 WIB Dibaca 89X
Kegiatan LDKS
riiljejak.id —–» BOLMUT, – Bagaimana wajah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) 20 tahun mendatang? Pertanyaan ini menjadi pemantik diskusi menarik bagi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bolaang Mongondow Utara dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), Kamis (29/10/2026).
Bukan sekadar membekali siswa dengan teori kepemimpinan, kegiatan ini juga mengajak para peserta berani bermimpi, membangun imajinasi, serta memikirkan masa depan diri sendiri dan daerahnya.
Kegiatan LDKS tersebut berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 29–30 Oktober 2026, bertempat di aula lantai dua SMP Negeri 1 Bolmut. Seluruh siswa kelas VII mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penanaman jiwa kepemimpinan sejak dini.
Mewakili Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Aswar Sigit Djenaan, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan karakter kepemimpinan merupakan hal penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah.
Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, keteladanan, serta karakter yang baik.
"SMP Negeri 1 Bolmut merasakan pentingnya hal ini sehingga kegiatan LDKS ini menjadi wujud komitmen sekolah untuk mendorong terbentuknya karakter kepemimpinan yang positif sebagai bekal untuk masa depan," kata Sigit.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, public speaking, manajemen organisasi, hingga tanggung jawab sebagai pelajar.
Salah satu sesi yang menarik berlangsung pada hari pertama, Kamis (29/10/2026), saat Fandri Mamonto, jurnalis Sulawesion, hadir sebagai pemateri.
Dalam sesi tersebut, Fandri mengajak para peserta berdiskusi dan membayangkan seperti apa kehidupan mereka serta kondisi Kabupaten Bolmut dalam 20 tahun ke depan.
Para siswa diminta menuangkan imajinasi dan harapan mereka ke dalam kertas-kertas kecil berwarna. Setelah itu, mereka menceritakan gagasan masing-masing di hadapan peserta lainnya.
Hasilnya beragam. Ada siswa yang membayangkan dirinya kelak menjadi dokter, hakim, polisi, guru, hingga pengusaha.
Tak hanya tentang cita-cita pribadi, para siswa juga menyampaikan harapan terhadap pembangunan daerah. Mereka membayangkan Bolmut menjadi daerah yang semakin maju, dengan kondisi jalan yang mulus tanpa lubang, pembangunan yang berkembang pesat, serta kemajuan teknologi yang semakin dirasakan masyarakat.
Menurut Fandri, kegiatan tersebut bukan sekadar mengajak siswa berkhayal, melainkan melatih mereka untuk berpikir tentang masa depan, pembangunan, dan peran kepemimpinan.
"Melalui imajinasi, mereka dilatih untuk berpikir tentang pembangunan dan kepemimpinan. Sementara dengan bercerita, mereka belajar membangun kepercayaan diri untuk menyampaikan sesuatu di depan banyak orang," ujar Fandri salah satu anggota AJI Manado.
Diskusi tentang Bolmut 20 tahun mendatang menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran siswa bahwa masa depan tidak hanya berkaitan dengan cita-cita pribadi, tetapi juga dengan kemajuan daerah tempat mereka tumbuh dan belajar.
Keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan berbicara di depan umum, serta kemauan memikirkan persoalan di lingkungan sekitar merupakan bagian penting dari proses pembentukan calon pemimpin.
Melalui kegiatan LDKS ini, SMP Negeri 1 Bolmut berharap para siswa kelas VII dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, memiliki karakter positif, serta mampu mengembangkan potensi diri.
Lebih dari itu, mimpi-mimpi yang mereka tuliskan hari ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bolmut di masa depan.

