Gusnar Pastikan Infrastruktur dan Akomodasi PENAS XVII Gorontalo Siap Digunakan
DB - Jumat, 05 Juni 2026 | 10:40:49 WIB Dibaca 2X
Foto: Istimewa
riiljejak.id —–» Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan kesiapan infrastruktur dan akomodasi untuk mendukung pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Kepastian itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi persiapan PENAS di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026).
Gusnar melaporkan progres persiapan PENAS telah melampaui 75 persen. Ia menyebut sebagian besar fasilitas utama telah siap digunakan. Sementara itu, panitia terus menyempurnakan sejumlah kebutuhan pendukung.
Gusnar menjelaskan panitia masih menyiapkan lokasi gelar teknologi dan fasilitas sektor perikanan. Panitia akan memobilisasi sejumlah tanaman untuk melengkapi area pameran menjelang pelaksanaan kegiatan.
“Kami masih menunggu waktu yang tepat karena penyampaian Pak Ardi nanti sudah mendekati hari H baru bisa dimobilisasi beberapa jenis tanaman yang akan melengkapi lokasi gelar teknologi itu. Kemudian penangkapan ikan membran dari long storage itu juga sementara disiapkan,” kata Gusnar.
Selain itu, Gusnar menyoroti kesiapan akomodasi peserta dan tamu. Ia menyebut tingkat pemesanan kamar hotel telah mencapai sekitar 75 hingga 77 persen. Sebagian besar pemesanan juga telah disertai pembayaran uang muka.
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan skema khusus untuk mengakomodasi tamu VVIP. Panitia menyiagakan sejumlah hotel, termasuk Hotel Aston, untuk mengantisipasi kebutuhan akomodasi apabila Presiden Republik Indonesia menghadiri kegiatan tersebut.
Pada sektor pendukung, Gusnar memastikan jaringan internet telah tersedia di lokasi kegiatan. Panitia juga telah menyiapkan pasokan listrik, air bersih, dan toilet bergerak untuk mendukung kenyamanan peserta.
Kemudian, panitia mempercepat penataan kawasan arena PENAS. Panitia memasang billboard, umbul-umbul, dan elemen promosi lainnya untuk memperkuat identitas kegiatan sekaligus meningkatkan daya tarik lokasi.
Gusnar juga meminta panitia terus menyempurnakan seluruh kebutuhan yang masih tersisa. Ia berharap masukan dari panitia nasional dapat memperkuat kesiapan penyelenggaraan PENAS di Gorontalo.
“Kami yakin dan percaya ibu penanggungjawab panitia maupun bapak-bapak panitia nasional memiliki catatan penting untuk segera kami menyempurnakan persiapannya. Tentunya berdasarkan pengalaman-pengalaman yang sudah dilalui pada pelaksanaan PENAS sebelum di Gorontalo ini,” ungkap Gusnar.
Pada akhir rapat, Gusnar menegaskan agenda tersebut menjadi evaluasi terakhir di Rumah Jabatan Gubernur. Setelah itu, panitia akan memusatkan koordinasi di arena utama PENAS di Limboto seiring beroperasinya sekretariat kegiatan di lokasi.
Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian RI Idha Widi, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, serta jajaran Kementerian Pertanian RI.

