Bupati Boltara Buka Pencanangan HUT ke-80 RI: Tegaskan Persatuan dan Larang Bendera Selain Merah Putih
Fardiansyah Tamala - Kamis, 07 Agustus 2025 | 10:50:32 WIB Dibaca 200X
Bupati siradjudin Lasena memberikan sambutan saat pembukaan Pencanangan HUT RI ke 80
riiljejak.id —–» Boltara– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) resmi membuka pencanangan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (7/8/2025), ditandai dengan kegiatan jalan sehat bersama yang berlangsung meriah di pusat ibu kota kabupaten.
Bupati Bolmut, Dr. Siradjudin Lasena, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pencanangan ini merupakan momen penting yang menjadi awal dari seluruh rangkaian peringatan HUT RI.
“Mengawali kegiatan ini, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah dan panitia pelaksana. Pencanangan ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi titik tolak semangat kita dalam menyambut Hari Kemerdekaan ke-80,” ujar Bupati di hadapan peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga melaunching berbagai agenda kegiatan yang akan berlangsung hingga 17 Agustus mendatang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa nasionalisme.
“Tahun ini kita mengusung tema nasional: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Ini mengandung pesan kuat bahwa hanya dengan persatuan dan kedaulatan kita bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa,” jelasnya.
Bupati menekankan, tema tersebut merefleksikan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045, dengan harapan bangsa yang mandiri, tangguh, dan dihormati di kancah global.
Pada bagian lain sambutannya, Siradjudin juga menanggapi fenomena pengibaran bendera bajak laut ala One Piece yang muncul di beberapa daerah.
“Saya tegaskan, di wilayah hukum Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tidak boleh ada bendera lain yang dikibarkan selain Merah Putih. Kita harus menghargai darah dan pengorbanan para pahlawan kemerdekaan,” katanya dengan nada tegas.
Ia meminta aparat keamanan, khususnya Kapolres, untuk memantau dan memastikan tidak ada pengibaran simbol-simbol non-negara yang berpotensi menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat.
Sebagai penutup, Bupati Bolmut mengajak seluruh ASN, PKK, Dharma Wanita, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Bolmut untuk menyukseskan peringatan HUT ke-80 RI dengan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

